Pemurnian Air Permukaan untuk Air Minum

Daftar isi

sistem pengolahan air permukaan

Pendekatan Umum

Pengolahan air permukaan untuk memenuhi standar air minum mengikuti strategi proses lengkap:“Peringatan Dini Sumber → Pengobatan Konvensional → Pengobatan Lanjutan → Disinfeksi Aman → Keamanan Distribusi.”Sumber air permukaan rentan terhadap pertumbuhan alga musiman, fluktuasi bahan organik, variasi suhu, dan insiden pencemaran mendadak. Kombinasi proses pengolahan multi-penghalang memastikan air limbah memenuhi persyaratan Standar Kualitas Air Minum (GB 5749).

Rute Teknis Inti

Sumber Peringatan Dini + Praperawatan Darurat:Membangun sistem peringatan dini kualitas air baku daring yang dilengkapi dengan karbon aktif bubuk (PAC) dan fasilitas dosis darurat kalium permanganat. Memungkinkan respons cepat terhadap pencemaran organik mendadak, racun alga, atau kejadian rasa dan bau yang tidak sedap. Dapat diterapkan pada sistem penyediaan air dengan potensi risiko kontaminasi di dalam zona perlindungan sumber air.

Peningkatan Pengobatan Konvensional (Pra-Oksidasi + Koagulasi yang Ditingkatkan):Pra-klorinasi atau pra-oksidasi ozon pada air baku bertujuan untuk menghilangkan alga dan bahan organik. Koagulasi yang ditingkatkan dengan peningkatan dosis PAC dan koagulan polimer meningkatkan efisiensi penghilangan kekeruhan dan sel alga. Dapat diterapkan pada danau eutrofik dan sumber waduk di wilayah selatan.

Pengolahan Tingkat Lanjut (Karbon Aktif Ozon + Teknologi Membran):Oksidasi ozon mendegradasi mikropolutan organik. Adsorpsi karbon aktif menghilangkan senyawa penyebab rasa dan bau serta senyawa organik. Ultrafiltrasi dan nanofiltrasi menghilangkan alga, racun alga, dan senyawa organik makromolekuler. Dapat diterapkan pada air permukaan dengan fluktuasi kualitas yang signifikan atau kontaminasi organik dalam jumlah kecil yang memerlukan pengolahan tingkat lanjut.

Pengendalian Alga Spesifik Musiman (Flotasi Udara + Pra-perlakuan Biologis):Flotasi udara terlarut (DAF) secara efisien menghilangkan sel-sel alga. Kolam pra-perawatan biologis dengan media keramik atau batuan vulkanik secara biologis mengoksidasi nitrogen amonia dan bahan organik. Dapat diterapkan pada waduk eutrofik dan bagian sungai dengan seringnya terjadi pertumbuhan alga berlebihan.

Pengolahan Air Suhu Rendah dan Kekeruhan Rendah (Mikro-Flokulasi + Beban Magnetik):Dalam kondisi suhu rendah, koagulan polimer membentuk mikro-flok. Beban magnetik mempercepat flokulasi dan sedimentasi. Dapat diaplikasikan pada sumber waduk di wilayah utara dengan air baku bersuhu rendah dan kekeruhan rendah selama musim dingin.

Pertimbangan Utama

Prinsip inti pengolahan air permukaan untuk air minum adalah“Beradaptasi dengan perubahan dan memastikan keselamatan.”Kualitas air permukaan sangat bervariasi tergantung musim, iklim, dan kondisi hulu, sehingga diperlukan mekanisme peringatan dini kualitas air dan protokol tanggap darurat.

Wilayah selatan harus memprioritaskan pengelolaan pertumbuhan alga dan bahan organik. Wilayah utara harus fokus pada kondisi suhu rendah, kekeruhan rendah, dan tantangan kualitas air akibat lapisan es di musim dingin.

Disarankan untuk membagi operasi tahunan menjadi beberapa rezim berbeda berdasarkan pola kualitas air sumber musiman—seperti periode alga tinggi, periode suhu rendah, musim hujan, dan musim kering—dengan strategi operasional yang sesuai yang dikembangkan untuk setiap kondisi.

Hubungi kami

Kami sangat ingin berbicara dengan Anda.
Silakan hubungi kami menggunakan detail kontak di bawah ini.

Hubungi Kami

Isilah formulir di bawah ini dan kami akan menghubungi Anda sesegera mungkin!

Scroll to Top
This site is registered on wpml.org as a development site. Switch to a production site key to remove this banner.